Tradisi Sabung Ayam Di Bali Yang Harus Anda Ketahui|my

Tradisi Sabung Ayam Di Bali Yang Harus Anda Ketahui
[ 05-01-2018 ]

Tradisi Sabung Ayam Di Bali Yang Harus Anda Ketahui

Tradisi Sabung Ayam Di Bali Yang Harus Anda Ketahui

Sabung Ayam – Tradisi sabung ayam yang ada di bali pasti sudah dikenal oleh banyak orang, tetapi masih juga terdapat beberapa yang belum mengetahuinya. Maka dari itu, di dalam kesempatan ini kami akan membahas tradisi sabung ayam yang ada di bali supaya orang yang belum mengetahuinya menjadi tahu mengenainya. Tradisi sabung ayam ini biasanya berlangsung lebih dari 1 bulan, lebih tepatnya selama 42 hari. Tempat diadakannya tradisi sabung ayam ini juga berlokasi tepat di area halaman Pura Hyang Api di Desa Pakraman Kelusa, Gianyar Bali.

Dulu katanya masyarakat yang ada di Bali melakukan tradisi sabung ayam gunanya untuk memberikan keselamatan kepada ternak – ternak yang dipelihara oleh masyarakat yang ada di sana. Karena tradisi sabung ayam ini berlangsung selama 42 hari, maka masyarakat yang ada di sana melakukan tradisi sabung ayam selama 7 hari berturut – turut yang dimulai dari Hari Suci Kuningan. Setelah 7 hari, tradisi sabung ayam ini hanya dilakukan setiap pasaran Kliwon atau 5 hari sekali, hingga genap menjadi 42 hari.

Walaupun tradisi sabung ayam ini hanya dilakukan selama 5 hari sekali, ada saja masyarakat sana yang membawa ayam petarung miliknya sendiri untuk ditarungkan. Hanya saja, tradisi ini tidak seramai hari Kliwon. Keramaian ini juga bisa Anda lihat dari pedagang – pedagang yang tiba – tiba berjualan di dekat sana. Sehingga tempat tersebut menjadi seperti pasar malam. Seharusnya tradisi sabung ayam haruslah dilakukan tanpa adanya judi sabung ayam, akan tetapi sekarang ini sudah banyak terlihat orang – orang yang melakukan tradisi tersebut dengan berjudi.

Sehingga hal ini membuat tradisi sabung ayam tersebut terbagi menjadi 3 macam, yakni sebagai berikut:

1. Tradisi sabung ayam yang dilakukan setelah upacara ritual di Pura dan juga mendapat hak izin dari pihak kepolisian, akan tetapi jumlah ayam yang akan diadu dikurangi menjadi 3 pasang saja.

2. Tradisi sabung ayam dilakukan setelah mendapatkan izin dari pemerintahan. Tujuan tradisi yang satu ini dilakukan hanya untuk penggalian dana pembangunan saja.

3. Tradisi sabung ayam yang dilakukan tanpa mendapatkan izin dari pemerintah maupun pihak kepolisian, sehingga dilakukan secara tersembunyi. Biasanya tradisi dilakukan oleh masyarakat yang suka bermain judi sabung ayam online.

Tradisi Sabung Ayam Di Bali Yang Harus Anda Ketahui

Baca Ini : Khasiat Daun Sirih Untuk Ayam Petarung

Jadi, sebenarnya tradisi sabung ayam ini dilakukan hanya sekedar bentuk hiburan saja untuk menghibur masyarakatnya. Semoga dengan informasi ini bisa menambah wawasan Anda mengenai tradisi sabung ayam yang ada di Bali.